0840 Tiba di Pulau Pari . welcome drink. 09.00 .snorkling + Banana Boat. 12.00 Makan siang + jalan2 ke beberapa area di pulau Pari ( Pantai Perwan, Bukit Matahari, Pantai Lipi )Keliling taman Magrof area Timur pulau pari jika tidak naik Banana boat,, santai di Area pantai Timur Pulau Pari. 14.30 : persiapan cek Out.
Pulau Peucang, Pulau Badul, Pulau Handeleum dan Muara Cigenter adalah bagian dari destinasi wisata di Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon di Propinsi Banten Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang memiliki luas kurang lebih hektar diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia Natural World Heritage Site pada tahun 1992 oleh UNESCO. Pada tahun yang sama kawasan di ujung paling Barat Pulau Jawa ini juga diresmikan menjadi Taman Nasional pertama yang dimiliki Indonesia. Taman Nasional Ujung Kulon merupakan rumah bagi populasi Badak Jawa Badak Bercula Satu yang saat ini menjadi salah satu satwa mamalia paling langka di muka bumi. Hanya ada puluhan ekor saja Badak yang tersisa di Taman nasional Ujung Kulon saat ini. Bukan hanya rumah bagi Badak Jawa bercula satu yang langka, Taman nasional Ujung Kulon juga dihuni hewan lain seperti Macan Tutul, Banteng, Kucing Batu, Rusa, Merak hijau, Babi Hutan, Biawak dan masih banyak lagi. Deretan bermacam tumbuhan langka pun ikut melengkapi ekosistem hutan di Taman nasional Ujung Kulon Taman Nasional Ujung KulonDitetapkan sebagai Taman Nasional, tentu saja area ratusan hektar Ujung Kulon tidak diperkenankan untuk dihuni oleh penduduk. Alam yang tumbuh dan berkembang secara alamiah tanpa gangguan tangan manusia ini membentuk Taman Nasional menjadi wilayah yang memiliki keindahan alami. Cukup banyak wisatawan yang penasaran dan tertarik ingin menyaksikan dan menikmati langsung keindahan yang dimiliki destinasi wisata Taman nasional Ujung Kulon, yang tentunya diisi dengan aktivitas wisata seru ditengah keindahan alam nya yang mempesona. Pulau Peucang adalah salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi wisatawan saat liburan dan mengisi wisata di Taman Nasional Ujung Kulon Banten. Menyatu Dengan Alam di Pulau PeucangPulau Peucang adalah pulau yang selalu dipilih wisatawan untuk mencari penginapan dalam rangkaian aktivitas wisata di Ujung Kulon Banten. Namun karena jumlah penginapan yang ada sangat terbatas di pulau ini, kita harus melakukan reservasi penginapan di pulau Peucang jauh hari sebelum tanggal pelaksaan wisata. Dari pantai Sumur para traveller berangkat menuju Pulau Peucang menggunakan kapal tradisional milik nelayan lokal. Butuh waktu 3-4 jam menempuh perjalanan laut menuju Pulau Peucang menggunakan kapal dengan kapasitas penumpang sebanyak 40-50 orang. Pulau Peucang memiliki luas kurang lebih 450 hektar, dihuni oleh berbagai macam satwa liar seperti rusa, kera ekor panjang, babi hutan, biawak, dan masih banyak lagi. Pertumbuhan jumlah satwa herbivora yang cukup baik di Pulau Peucang menandakan sangat jarangnya satwa predator di lokasi di Pulau PeucangTak banyak bangunan yang didirikan di Pulau Peucang, hanya terdapat beberapa bangunan desain panggung sederhana yang dijadikan tempat menginap dan menampung para traveller yang ingin menikmati wisata di Taman Nasional Ujung Kulon Banten. Terdapat juga satu bangunan Posko Balai Taman Nasional Ujung Kulon yang bertugas sebagai pengawas wilayah Pulau Peucang sekaligus pusat informasi Taman Nasional Ujung Kulon. Fasilitas penginapan yang tersedia di Pulau Peucang hanyalah fasilitas sederhana yang tentu saja sangat jauh berbeda dengan fasilitas hotel yang dijumpai di kota. Anda harus siap dengan fasilitas yang ada jika memutuskan untuk menginap di Pulau Peucang. Namun ketersediaan air yang cukup, kamar dan kasur sederhana, kamar mandi, musholla, serta warung kecil untuk membeli beberapa kebutuhan dalam jumlah secukupnya masih bisa kita dapatkan di lokasi Wisata di Pulau PeucangSelain sebagai tempat bermalam dan istirahat, ada beberapa aktivitas menarik yang dapat dilakukan di Pulau Peucang antara lain, Trekking santai jelajah hutan, Karang Copong adalah titik akhir dalam perjalanan menembus hutan dengan berjalan kaki santai sejauh kurang lebih 2 Km. Pemandangan pantai dengan ombak dari laut lepas menghantam karang-karang besar adalah pertunjukan alam yang akan kita nikmati di karang Copong. Selama berada ditengah hutan Pulau Peucang kita akan menjumpai beberapa satwa liar seperti rusa, kera, babi hutan, dan lain-lain. Tak hanya hewan, beberapa Tumbuhan langka juga akan kita temui di lokasi ini. Aktivitas pinggir pantai, Karakter pasir pantai Pulau Pecang yang begitu putih dan halus menggoda para traveller untuk bersenang senang di pinggir pantai. Tak hanya pasir nya, namun kejernihan air di Pulau Peucang pun tak pernah dilewatkan para wisatawan yang sedang berada di Pulau ini. Karena kealamian alam nya yang masih terjaga baik, akan sangat mudah bagi kita menyaksikan segerombolan ikan yang jelas nampak dari atas dermaga, bahkan dapat terlihat dari tepi pantai sekalipun. Mancing Ikan sambil melatih kesabaran, wajar saja para pehobby pancing tergoda untuk melemparkan mata kail di Pulau Peucang. Ribuan ikan yang berenang bergerombol tak jauh dari dermaga kecil Pulau peucang dapat kita lihat langsung dengan jelas dari atas airnya yang jernih. Namun jangan salah, tak sedikit para traveller mengeluh sulit mendapatkan ikan walaupun umpan sudah dilempar ditengah-tengah kerumunan ikan. Berbagai macam ikan termasuk ikan GT sering muncul mendekati dermaga untuk mencari makanannya. Menyambut sang Mentari pagi, Jangan bangun kesiangan bila ingin menyaksikan keindahan cahaya matahari timbul perlahan dari balik pulau dan lautan. Area dermaga adalah tempat yang paling pas menyaksikan keindahan pemandangan pagi di Pulau Peucang. Aktivitas ini menjadi aktivitas pagi paling digemari sambil menghirup udara yang segar dan bersih tanpa polusi. Hunting spot photo dan video, Pulau Peucang bukanlah pulau yang dihuni oleh penduduk, itu sebabnya pulau ini menjadi sangat terjaga ke alamiannya. Tentu saja keindahan disetiap sudut pulau ini adalah keindahan tanpa campur tangan manusia, sangat eksotik dan natural. Interaksi dengan Satwa liar, Bukan pemandangan yang langka melihat satwa liar berlalulalang dan bermain di sekitar Pulau Peucang. Namun jangan khawatir, walaupun mereka adalah satwa liar yang hidup dialam bebas dihabitat aslinya, hewan-hewan ini bukanlah hewan buas yang mudah marah dan menyerang manusia, namun dengan catatan kita juga tidak menyakiti dan mengganggu mereka. Ikut Dalam Wisata Ujung Kulon BantenIngin merasakan langsung keseruan wisata ditengah keindahan alami Taman Nasional Ujung Kulon Banten? Salah satu cara paling mudah adalah dengan mengikuti wisata gabungan atau Open Trip Ujung Kulon. Selain biaya wisata yang relatif hemat, Anda tak perlu susah payah harus mengumpulkan banyak orang agar bisa menginjakkan kaki dan memulai petualangan di Taman Nasional Ujung Kulon. Peta Lokasi Pulau Peucang Ujung Kulon
Alamat Gg. Sobari Nomor 1331, Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta 55152. Map: KlikDisini. No. Telp: 0812 2982 3333. WhatsApp: 0812 2982 3333. Harga Mulai: Rp 530.000,-. Hanya dengan budget mulai dari 500ribuan saja kamu sudah bisa menikmati paket open trip Ujung Kulon dari Wuki Travel.
detikTravel Community - Terletak di ujung barat Pulau Jawa, Pulau Peucang bukanlah destinasi yang mudah dijangkau. Tapi pulau mungil ini punya segudang atraksi seru. Wajib didatangi!Terletak di ujung paling barat Pulau Jawa, yang tentunya butuh usaha ekstra untuk dicapai, Pulau Peucang tak diragukan lagi menyimpan keindahan alam memukau. Potret pasir putih di pantai-pantainya telah menghiasi album para pejalan. Beberapa menyebutkan bahwa pulau yang termasuk dalam Taman Nasional Ujung Kulon ini memiliki alam yang masih bertandang ke sana Januari 2015 lalu. Perjalanannya memang tak bisa dibilang sulit, pun tidak mudah. Dari Jakarta saya menempuh delapan jam menuju Pandeglang, lalu minibus yang saya tumpangi mogok karena terperosok di lumpur pada pukul lima pagi. Hampir dua jam terbuang untuk menarik ban yang terperangkap. Penduduk yang terjaga pun bergotong royong menarik bus dengan odong-odong, sebutan saya untuk mobil L300. Orang Cengkareng pasti melaju kembali, dan tak sampai tiga puluh menit tiba di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur. Di sini ada dermaga yang menghubungkan ke pulau-pulau kecil di sekitar. Mendadak cuaca memburuk, hujan turun dihiasi angin kencang. Saya buru-buru menaiki perahu. Dua perahu, untuk menampung saya dan rombongan, pun meluncur menembus ombak. Untunglah cuaca membaik di tengah perjalanan selama dua jam setengah, saya pun tiba di Pulau Peucang, disambut hamparan pasir putih nan bersih. Rupanya potret yang tersebar di Google benar ada pengunjung lain Sabtu itu, hanya saya dan teman-teman. Kami pun berterbaran ke sana-sini seperti anak kecil yang baru pertama kali menginjak suatu pulau. Di Pulau Pecang hanya terdapat satu penginapan yang dikelola PT Wanawisata Alam Hayati, yang tarifnya berkisar lima ratus ribu ke atas. Namun, pada trip ini kami menempati rumah yang ditinggali oleh pengelola taman ini 7 hal mengasyikkan yang jadi alasan kamu mengunjungi Pulau Peucang1. Pantai pasir putih yang indahSiapa yang tak suka bersantai sambil berenang di pantai pasir putih yang indah, pun bersih? Teriknya matahari di sini dijamin akan membuat kulit matang sempurna. Karena itulah, dari bincang-bincang dengan pengelola, saya mendengar banyak turis asing yang mengunjungi pulau Hewan liar berlalu-lalang di segala tempatInilah yang membedakan Peucang dan pulau-pulau lainnya yang pernah saya kunjungi. Saat berjalan menuju wisma, saya terkejut melihat rusa dan monyet yang mondar-mandiri di lapangan rumput. Dan ternyata, dari tadi monyet-monyet bergelantungan di atas kepala saya. Selain rusa tampan dengan tubuh tegap, sungguh berbeda dengan rusa di Kebun Raya Bogor, babi hutan atau celeng pun tak ragu-ragu menghampiri kita saat biasanya tidak menyerang, asalkan tidak diusik. Perhatikan pulang barang-barang kita karena monyet senang mengambilnya jika kita lengah, bahkan baju yang dijemur, dan selalu kunci pintu kamar karena paginya saya terbangun menyaksikan monyet mengacak-acak Tak ada sinyal selulerPulau Peucang adalah tempat bersantai, pelarian dari rutinitas, yang sempurna karena tak terjangkau sinyal seluler. Tak perlu repot-repot mengunggah selfie di pantai atau saat dijambak monyet, simpan telepon genggam dan nikmati liburan singkat Trekking ke Karang CopongTrip ke Pulau Peucang tak lengkap tanpa trekking ke Karang Copong, sebuah karang bolong mirip Tanah Lot di sebelah barat pulau, tempat favorit untuk menikmati matahari terbenam. Sebelum perjalanan sebaiknya mengonsumi obat antimalaria dan membawa losion antinyamuk. Kenakan sepatu atau sandal gunung dan pakaian yang nyaman. Trekking memakan waktu hingga satu jam. Di sepanjang jalan saya berpapasan dengan biawak, dan hutan ini adalah habitat burung elang, burung hantu, dan merak. Saya pun sempat berhenti saat melihat pohon menjulang dengan akar raksasa, pohon kiara Berburu banteng di CidaonCidaon berjarak sekitar dua kilometer dari Peucang, sekitar dua puluh menit dengan perahu. Terletak di kawasan utama Taman Nasional Ujung Kulon, Cidaon terkenal sebagai tempat berkumpulnya kawanan banteng. Di sini juga terdapat menara untuk menikmati panorama dari Bermain kano di Muara CigenterSetelah dua kali trekking dan berenang, saya menjajal aktivitas lain yang ditawarkan Ujung Kulon, yaitu bermain kano—atau lebih tepatnya menumpang kano. Dari Pulau Peucang perahu meluncur ke Pulau Handeuleum, singgah sebentar, lalu melanjutkan perjalanan ke Muara Cigenter. Perahu kurus-panjang menyambut saya, juga sang tukang perahu. Kami diberi dua dayung jika ingin turut mendayung. Saya tentu saja lepas tangan karena panik dengan perahu yang seperti hendak kandas, air laut sejajar dengan perahu dan guncangan karena ombak sungguh mendebarkan. Untunglah, begitu memasuki muara, ombak berangsur tenang, dengan pohon-pohon aren menghiasi di kanan-kiri. Saat kembali ke perahu utama, saya tak berhenti tertawa karena tukang perahu meminta saya menggayung air yang Snorkeling di CihandarusaHal yang saya nanti-nantikan pun tiba, pada hari terakhir trip, setelah aksi menggayung kano yang menegangkan, saya menjajal snorkeling di Cihandarusa pada perjalanan kembali menuju Pulau Peucang. Air yang jernih dan terumbu karang yang indah membuat saya tak puas-puas petualangan dua hari di Pulau Peucang terasa begitu berkesan. Mungkin ada yang beranggapan bahwa atraksi di sini tak liar-liar amat dibandingkan tempat lainnya di Indonesia, tapi Pulau Peucang tetap istimewa. Ia memiliki versi liarnya sendiri, dengan rusa dan babi hutan yang mengitari kita saat makan, dengan biawak yang melintas saat kita menuju kamar mandi, dengan monyet yang berlompat-lompat saat kita berbaring di hammock pada malam hari. Pulau Peucang tiada duanya dan saya tak ragu untuk kembali.
Perjalananmenuju Pulau Peucang dari Jakarta ditempuh sekitar 7-8 jam ke Dermaga Sumur. Perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal motor Tradisional dari Dermaga Sumur ke Pulau Peucang sekitar 3 Jam, namun hal tersebut tergantung kondisi cuaca dan ombak. Kebetulan perjalanan kemarin saat kondisi ombak cukup besar dan perahu berjalan melawan ombak.
Pulau Peucang berada di TN Ujung Kulon, lokasi ini dikembangkan untuk wisata terbatas untuk melepas kepenatan Di pulau ini pengunjung dapat menikmati suasana pantai, hutan tropis, alam yang asri, hingga satwa liar yang ada Dari Pulau Peucang, pengunjung bisa menyeberang ke daratan Ujung Kulon, dan melakukan trekking menuju Tanjung Layar atau melakukan wisata minat khusus yang berhubungan dengan alam lainnya. Selain oleh wisatawan domestik, Pulau Peucang juga dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Ingin merasakan sensasi suasana hutan tropis dengan beragam tumbuhan dan satwa liar di dalamnya? Atau hendak menikmati perairan dengan panorama pantai yang menawan? Agaknya, anda wajib mencatat ini sekaligus memasukannya ke dalam destinasi yang bakal dikunjungi. Ada surga tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa. Konon, sekalinya berkunjung wisatawan jatuh cinta. Jika tak percaya cobalah traveling ke Taman Nasional Ujung Kulon TNUK, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dan pilih Pulau Peucang, satu dari banyak tempat menarik di sana. Tak sulit menjamah kawasan ini. Dari Jakarta, anda dapat memilih rute darat Jakarta-Serang-Labuan sejauh 120 kilometer. Bisa juga dipilih rute Jakarta-Cilegon-Labuan sejauh 140 kilometer. Lalu perjalanan dilanjutkan mengunakan jalur laut dari Sumur atau Tamanjaya. Tarif sewa kapal berkapasitas sekitar 25 orang dibardrol Rp2-3 juta per kapal. Butuh waktu hampir tiga jam untuk sampai ke dermaga Pulau Peucang. Sedianya punya bajet lebih, anda dapat sewa kapal cepat dengan ongkos nyaris dua kali lipat dari harga perahu biasa. Tentu saja waktu tempuh jadi semakin singkat. Baca juga Momen Langka, Badak Jawa Terekam Kamera di Ujung Kulon Pengunjung melintas gerbang masuk Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Foto Donny Iqbal/Mongabay Indonesia Selain melihat hamparan hutan belantara luas dengan bukit-bukit yang masih berdiri tegak di sepanjang perjalanan. Anda juga akan disuguhi kawasan bekas tsunami akibat erupsi Krakatau pada 2018 lalu. Tak terasa, perahu sudah membuang sauh. Di beranda pulau seluas 500 hektare ini, pantai berpasir putih, langit biru dan beralas jernihnya air sebening kaca mempesona kedua bola mata. Ombak kecil dibalut hijaunya hutan tropis begitu menenangkan. “Begitu alami,” kata seorang teman yang baru pertama menginjakan kaki di Peucang. Salah satu agenda pesiar yang anda bisa jadwalkan selama di Pulau Peucang adalah trekking masuk hutan menuju Tanjung Layar melalui Cibom sejauh sekitar 1 kilometer. Pada zaman Belanda, Cibom sempat akan dijadikan sebagai pelabuhan internasional bagi kapal-kapal dagang Belanda. Di jalur trekking Cibom-Tanjung Layar, banyak juga dijumpai pohon kiara berlubang yang melintang di tengah-tengah jalan. Lubang pada pohon ini mirip gapura, dengan hiasan akar-akar yang menjuntai ke tanah. Dan sedianya anda malas berjalan, dapat menjajal beberapa spot untuk bersnorkeling, misalnya, di Cikembang, Cikuya, atau Citerjun. Konon, terumbu karang di sejumlah spot tersebut mirip dengan terumbu di Taman Nasional Karimunjawa. Baca juga Habitat Badak Jawa, Adakah yang Seideal Ujung Kulon? Daratan Ujung Kulon terlihat dari Pulau Peucang. Foto Donny Iqbal/Mongabay Indonesia Kata pemandu setempat, teruntuk anda yang menyukai dunia alam liar disarankan anda ke Padang Penggembalaan Cidaun untuk melihat satwa liar, seperti merak hijau, banteng jawa Bos javanicus, dan berbagai macam jenis burung. Jika ingin merasakan sensasi lebih liar, paket wisata minat khusus selama kurang lebih sepekan mengamati badak jawa Rhinoceros sondaicus adalah pilihan tepat. Siapkan saja anggaran sekitar Rp 30-40 juta untuk mencicipi magisnya rimba raya. Bagi penikmat senja, anda bisa berjalan menuju sisi barat pulau. Di tempat tersebut terdapat batu karang yang mirip pulau kecil atau kata pemandu disebut Karang Copong. Karang itu dinamakan Copong karena tengahnya bolong atau copong. Dari Pulau Peucang sebagai titik tolak, wisatwan juga bisa melintas ke Pulau Handeuleum menggunakan kapal. Inilah salah satu keuntungan mengunjungi Pulau Peucang menggunakan kapal sewaan. Salah satu yang menarik dari Pulau Handeuleum adalah kita bisa menelusuri Sungai Cigenter menggunakan perahu kano dan melihat ekosistem hutan mangrove. Selain beberapa spot yang sudah dijelaskan tersebut, pengunjung bisa mengunjungi Pantai Kalejetan, Karang Ranjang hingga Cibandawoh. Percayalah tempat-tempat ieu merupakan pilih tepat mengusir penat di kepala anda. Baca juga Memotret Langsung Badak Jawa di Habitat Terakhirnya Pantai pasir putih di Pulau Peucang, dilihat dari ketinggian. Foto Donny Iqbal/Mongabay Indonesia Warisan dunia Sebagai informasi, TNUK adalah taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia. Malah Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan atau UNESCO menetapkan sebagai Alam Warisan Dunia pada 1992. Jauh sebelum itu, konon Ujung Kulon semula merupakan daerah pertanian sampai akhirnya hancur lebur beserta seluruh penduduknya saat Gunung Krakatau meletus dahsyat pada 1883. Tak heran banyak peneliti luar menjadikan kawasan di bagian barat Pulau Jawa ini sebagai objek penelitian. Setiap tahunnya, berdasarkan data TNUK, setidaknya an wisatawan domestik dan mancanegara liburan ke Ujung Kulon. Wisatawan asing yang datang kebanyakan berasal dari Australia, Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Inggris, dan Perancis. Ujung Kulon memang memiliki keindahan tiada tara. Pasir putih menghampar di sela-sela hijaunya hutan rimba. Laut biru menawarkan keindahan biota laut yang tak akan bosan dinikmati mata. Bagaikan surga tropis di ujung paling barat Pulau Jawa. Rusa timor Timorensis berkeliaran di Pualu Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Foto Donny Iqbal/Mongabay Indonesia “Pusing dibawa ke Peucang. Itu pusing hilang,” seloroh teman sembari menceburkan diri ke laut. Berwisata ke Pulau Peucang sebaiknya dilakukan beramai-ramai. Kata Manajer Niki Peucang Resort Chris Tianthaihutu, salah satu penyedia jasa wisata, supaya tak cekak. Pasalnya ongkos paket wisata ke Peucang 2 hari 1 malam cukup lumayan. Tarif penginapan berkisar Rp untuk kelas barak. Jika ingin kelas hotel mulai dari harga Rp – 2 juta per kamar per malam. Kini restoran pun sudah tersedia. Namun, Chris menyarankan untuk memesan jauh hari agar kebutuhan anda selama di Peucang dapat terpenuhi. Tertarik mencoba? Jangan lupa urus surat izin masuk kawasan konservasi. Laut dan hutan di Pulau Peucang. Foto Donny Iqbal/Mongabay Indonesia Artikel yang diterbitkan oleh
Semilirangin dan sentuhan sinar matahari pagi menambah kesan eksotis dalam perjalanan ke Pulau Peucang. Pulau Peucang merupakan base camp dan tempat pendaftaran wisatawan yang akan menjelajahi Taman Nasional Ujung Kulon. Di Pulau kecil ini dapat ditemukan beberapa tipe akomodasi untuk beristirahat. Pelbagai restauran dan penginapan yang
Jika kamu ingin menikmati wisata alam dengan pesona yang masih alami, maka bisa coba pergi ke Pulau Peucang. Letaknya ada di ujung Pulau Jawa. Selain itu, tidak perlu khawatir mengenai biaya yang harus dikeluarkan jika ingin berwisata di pulau ini. Hal itu karena masih tergolong cukup murah, baik itu tiket masuk maupun harga penginapannya. Kamu juga bisa melakukan banyak kegiatan wisata di pulau ini. Jadi, meskipun berlibur berhari-hari pun pasti tidak akan merasa bosan. Oleh karena itu, tidak heran jika pulau ini menjadi tempat healing terbaik dan bisa mengunjunginya bersama keluarga atau teman. Dengan begitu pasti hari liburan akan terasa menyenangkan karena bisa menikmati keindahan alam bersama orang tersayang. Daftar ISIInfo Lengkap Tentang Wisata Pulau Peucang1. Rute dan Cara ke Pulau Peucang2. Tiket3. Open Trip Pulau Peucang4. PenginapanKegiatan Wisata di Pulau Peucang1. Trekking Santai Menjelajahi Hutan2. Memancing Ikan3. Menyambut Mentari Pagi4. Hunting Spot Foto5. Snorkeling6. Wisata Taman Nasional Info Lengkap Tentang Wisata Pulau Peucang Nama pulau ini diambil dari sejenis siput yang sering ditemukan di pantai Peucang. Siput tersebut sering mendapat sebutan Mata Peucang dari penduduk sekitar. Akan tetapi, jika diartikan dalam bahasa Sunda, maka peucang berarti kancil. Sayangnya, di pulau ini tidak terdapat kancil sama sekali. Meskipun begitu, kamu tetap bisa menemukan berbagai satwa. Misalnya rusa, merak hijau, monyet ekor panjang, babi hutan, kijang, dan biawak. Hutan di pulau ini juga termasuk salah satu ekosistem hutan hujan tropis dengan dataran rendah. Kemudian, jenis flora yang bisa ditemukan di kawasan ini berupa merbau, palahlar, bungur, cerlang, dan ki hujan. Baca juga Wisata Pulau Cangkir Banten Cek Harga Tiket, Lokasi dan Fasilitas Terbaru Selain itu, juga terdapat pohon ficus atau disebut ara pencekik. Tumbuhan tersebut termasuk golongan parasit yang melilit pada pohon lain. Biasanya, ketika Ara sudah dewasa, maka pohon inangnya akan mati. Pesona pantai di pulau ini juga sangat indah karena menyajikan hamparan pasir putih serta laut hijau muda kebiru-biruan. Selain itu, juga ada sebuah air terjun yang berada di citerjun. Dengan adanya keindahan alam, satwa, flora, dan lainnya, tentu tidak ingin melewatkan untuk berlibur di pulau ini. Dengan begitu, jadinya bisa menyaksikan sebagian dari keindahan alam yang ada di Indonesia. Namun, sebelum berlibur ke pulau ini m, kamu harus tahu dulu beberapa hal terkait wisata. Mulai dari rute, tiket, penginapan, dan lainnya. 1. Rute dan Cara ke Pulau Peucang Jika kamu berangkat dari Jakarta, maka membutuhkan kendaraan roda empat. Waktu tempuhnya bisa sampai 4 atau 5 jam menuju arah Pandeglang. Pulau Peucang sendiri berada di kawasan konservasi Taman Nasional Ujung Kulon. Jika sudah sampai di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, maka bisa melanjutkan perjalanan dengan menyewa kapal kayu. Selanjutnya, perjalanan laut dengan kapal kayu tersebut memerlukan waktu selama hampir dua setengah jam. Untuk lebih detil kamu bisa baca biaya dan Open trip ke Pulau Peucang Ujung Kulon. 2. Tiket Harga tiket masuk di pulau ini cukup bervariasi. bagi masyarakat lokal cukup membayar 5 ribu rupiah di waktu weekday. Sedangkan, pada hari weekend akan meningkat menjadi 7500 rupiah. Sedangkan, untuk turis asing atau wisatawan Internasional, maka tarifnya akan lebih tinggi. Rinciannya di waktu weekday sebesar dan saat weekend harus membayar dengan harga rupiah. 3. Open Trip Pulau Peucang Untuk kamu yang berminat berwisata ke Pulau Peucang dan penasaran dengan biayanya, maka berikut adalah salah satu vendor yang menyediakan Open trip ke Pulau Peucang berikut dengan biayanya. START JAKARTA /Pax Start Cawang Kebun jeruk Slipi Rest area karang tengah START SERANG /Pax Indomaret Patung kemang/ Indomaret Ciceri Dkt carefour/ Palima Pandeglang , Menes , Labuan START SUMUR Dadap Langu /Pax DESTINASI Pulau Peucang Treking Pohon Kiara Snorkeling Ciapus & Suminoh Cidaon Savana Banteng & Hunting Sunset Sungai Cigenter Canoing Pulau Badul FASILITAS INCLUDE Transport Ac Jakarta -Sumur PP Makan 5x Traditional Boat Air mineral Life Jacket Penginapan Local Guide Full Dokumentasi Drone Tentatif Giant Floties Asuransi TNUK Pisang Goreng Buah Semangka EXCLUDE • Canoing Alat snorkeling /Orang• Alat Snorkeling + Sepatu Katak Tips Abk, Koki & guide seikhlasnya UPGRADE COTTAGE– Fauna kamar bisa untuk 3-6 orang– Villa Nikki kamar untuk 2 orang– Villa Angklung kamar untuk 5-6 orang Contact Ujungkulontripofficial WhatsApp 087851228646Instagram ujungkulontripofficial 4. Penginapan Jika ingin berlibur beberapa hari di pulau ini, tentu harus menyewa tempat penginapan yang ada di sekitar Taman Nasional Ujung Kulon. Namun, jika ingin merasakan menginap pada pulau ini, maka bisa menyewa Villa Batik NIKKI Peucang Resort. Villa ini menyajikan tempat menginap yang khas dan juga berbeda dari penginapan lainnya. Hal itu karena bahan yang digunakan terbuat dari bambu, batu alam, alang-alang, dan kayu. Meskipun terlihat sederhana, tetapi di dalamnya pasti bisa membuat kamu betah dan nyaman. Selain itu, toiletnya pun sangat mendukung meskipun tetap bertemakan alam. Hal menarik jika menginap di villa ini, yaitu kamu akan berhadapan langsung dengan keindahan pantai. Harga menginap per malamnya ialah sekitar rupiah. Harga tersebut untuk 2 orang dewasa. Namun, jika ingin tempat penginapan yang lebih murah, maka bisa memilih penginapan yang lain di dekat villa tersebut. Fasilitas penginapan yang ada di pulau ini cukup lengkap. Diantaranya berupa berupa ketersediaan air yang cukup, kamar mandi, mushola, dan juga warung-warung kecil. Kegiatan Wisata di Pulau Peucang Ada banyak kegiatan wisata yang bisa kamu lakukan di pulau ini. Jika ingin tahu apa saja, maka silakan baca penjelasan berikut. 1. Trekking Santai Menjelajahi Hutan Karang Copong merupakan titik akhir pada perjalanan ke pulau ini. Umumnya harus berjalan kaki sejauh 2 km untuk bisa melewati hutan tersebut. Di sana kemungkinan kamu akan bertemu beberapa Hewan seperti rusa, kera, babi hutan, dan lainnya. Setelah itu, baru bisa menemukan pemandangan pantai serta dihiasi dengan ombak laut lepas yang menghantam karang-karang besar. Aktivitas di pinggir pantai sangat indah karena karakter pasirnya yang sangat putih dan halus. Selain itu, airnya juga jernih karena kealamiannya masih tetap terjaga. Dengan begitu, kamu akan mudah menyaksikan segerombolan ikan dari atas dermaga, bahkan di tepi pantai pun juga dapat terlihat. 2. Memancing Ikan Bagi sebagian besar kaum pria memancing kemungkinan memancing adalah salah satu hobinya. Dengan ribuan ikan yang bergerombol di pulau ini, tentu membuat diri tergoda untuk memancingnya. Apalagi gerombolan ikan tersebut letaknya keberadaannya tidak jauh dari dermaga. Meskipun begitu, banyak pengunjung yang mengeluh karena sulit untuk mendapatkan ikan di sana. Meskipun sudah melemparkan umpan di tengah kerumunan ikan. 3. Menyambut Mentari Pagi Jika berlibur di Pulau Peucang, maka jangan lupa untuk menyambut mentari pagi. Suasananya pasti akan sangat indah dan termasuk momen yang tidak boleh terlewatkan. Cahaya matahari akan muncul perlahan dari balik lautan dan pulau. Tempat yang pas untuk menyaksikannya ialah di area dermaga. Kamu bisa sambil pergi jalan-jalan untuk menghirup udara pagi yang segar. Suasananya akan membuat hati damai dan pikiran tenang karena udara di sana bersih tanpa polusi. 4. Hunting Spot Foto Kamera merupakan salah satu hal yang tidak boleh terlupakan ketika melakukan wisata. Terutama jika berkunjung di pulau ini. Mengingat ke kealamian dan keindahan alamnya yang sangat fantastis. Jadi, perlu mengabadikannya sebagai kenang-kenangan. Pulau ini termasuk tempat yang tidak dihuni oleh penduduk. Oleh karena itu, keindahan alamnya masih tetap terjaga hingga di setiap sudutnya. Jadi, hanya interaksi dengan satwa liar yang berlalu belalang di sekitar pulau ini. Meskipun begitu, kamu tidak perlu takut karena hewan tersebut tidak buas dan termasuk hidup di alam bebas pada habitat aslinya. Jadi, selama tidak mengganggu atau menyakitinya, maka hewan tersebut tidak akan marah dan menyerang manusia. 5. Snorkeling Kegiatan menarik lainnya yang bisa kamu lakukan di pulau ini adalah snorkeling. Lautnya yang jernih dan biru tentu sangat menarik perhatian dan ingin menikmatinya langsung di bawah sana. Namun, jika ingin melakukan snorkeling, sebaiknya meminta bantuan pada penjaga. Dengan begitu, akan tetap aman dan tidak merusak keindahan yang ada di sana. 6. Wisata Taman Nasional Pulau ini masih satu wilayah dengan Taman Nasional Ujung Kulon. Jadi, sebagian besar wisata yang datang ke sini pasti juga akan mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon. Di sana ialah rumah bagi populasi badak bercula satu. Hewan tersebut termasuk salah satu satwa langka yang ada di bumi. Oleh karena itu, keberadaannya sangat dijaga dan dibuat habitat yang aman seperti pada Taman Nasional ini. Selain itu, juga ada hewan lainnya yang menempati Taman Nasional Ujung Kulon. Itulah ulasan mengenai Pulau Peucang yang tersaji keindahan alam secara alami. Sebisa mungkin ke-alamian tersebut harus tetap dijaga sampai seterusnya. Dengan begitu, akan ada lebih banyak orang yang bisa melihat pemandangan indah dengan perpaduan pantai, hutan, satwa, dan flora.
LokasiPulau Peucang ada di Selat Panaitan - Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten. Pulau Peucang sebagai salah satunya sisi dari Taman Nasional Ujung Kulon dan Pulau Peucang ini mempunyai pasir pantai yang putih dan bersih. Pulau Peucang dan Taman Nasional Ujung Kulon (kerap dipersingkat TNUK) sebagai situs peninggalan dunia menurut UNESCO. Pulau ini diberi nama "Peucang"
Harga Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel BuddiesNgomong-ngomong soal wisata, daerah Banten punya hidden gem yang nggak kalah indah dengan destinasi populer lainnya, lho, sobat tiket! Salah satu yang mulai menarik perhatian para pelancong adalah Pulau Peucang. Pulau tropis ini akan menyambutmu sebelum tiba di jantung Taman Nasional Ujung Kulon. Pesonanya mustahil dijelajahi dalam sehari saja. Tapi, ada solusi gampangnya, kok. Sobat tiket bisa pesan paket Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel Buddies saja! Apa keunikan tur ini? Yuk, kita cari tahu!Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel BuddiesPulau Peucang yang terkenal dengan permukaan laut yang jernih dan pasir yang putih bersih bakal bikin foto medsos-mu makin nggak tertandingi. Selain itu, masih ada kejutan lain yang juga menanti! Sobat tiket akan diajak bertualang mendaki jalur berbukit menuju Karang Copong. Pemandangan ombak yang beradu dengan tebing batu di sana akan membuatmu kagum banget, ada yang kurang komplet kalau belum main air di pulau tropis, ya? Tenang, tur Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel Buddies Banten memberimu kesempatan menyelam, lho! Saat mampir ke spot Ciapus dan Suminoh di Pulau Peucang, kamu akan bertemu langsung dengan ikan hias yang berwarna-warni dan terumbu karang yang nggak kalah cantik. Ketika sore hari sudah tiba, kamu akan disuguhkan panorama yang unik di Padang Penggembalaan Cidaon. Nggak mengherankan kalau tempat ini juga dijuluki sebagai Padang Savana karena hanya di sini kamu bisa melihat satwa-satwa liar yang dilindungi berkeliaran dengan bebas. Terakhir, kamu juga akan mengarungi Sungai Cigenter dengan perahu kano sambil melihat keberagaman biota hutan hujan dan pohon bakau yang Paket Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel Buddies BantenPenasaran sama budget yang perlu sobat tiket siapkan buat mengeksplorasi Ujung Kulon dengan tur ini? Harga paket tur ini sangat terjangkau, terlebih dengan durasinya yang cukup lama. Untuk mengikuti kegiatan yang sudah dirancang, kamu harus merogoh kocek sebesar saja per orang.*Harga paket yang disebutkan dapat berubah sewaktu-waktu, dapatkan detail harga ter-update dengan mengecek katalog paket laman secara Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel BuddiesHarga paket Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel Buddies Banten juga makin worth it dan hemat banget karena fasilitas yang kamu dapatkan sangatlah komplet. Sobat tiket cuma perlu membawa uang tambahan untuk perlengkapan canoeing dan snorkeling, perlengkapan mandi, baju ganti secukupnya, obat-obatan pribadi, dan memory card berkapasitas besar untuk menyimpan file foto kegiatan. Barang-barang keperluan lainnya sudah disediakan oleh operator tur, sesuai daftar iniTransportasi PP Jakarta-Banten;Tiket kapal;Akomodasi barak;Makanan berat dan ringan gratis;Air mineral gratis;Tiket masuk tempat wisata;Pemandu tur;Jaket pelampung;Dokumentasi dengan Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel BuddiesSobat tiket akan menjelajahi kawasan sekitar Desa Sumur, Banten selama tur ini berlangsung. Tapi, sebelum itu, kamu harus datang ke titik kumpul yang telah ditentukan dulu. Meeting point tersebut berlokasi di Cawang Dewi Sartika, tepatnya di seberang kantor Panasonic Gobel Indonesia. Nggak tahu di mana letak gedungnya? Gunakan saja aplikasi maps digital di smartphone untuk membantumu menemukan alamat Jalan Dewi Sartika Nomor 14, RT 4/RW 6, Cawang, Kota Jakarta Menuju Lokasi Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel BuddiesSelain naik kendaraan bermotor sendiri atau memesan ojek online, sobat tiket juga bisa mempertimbangkan transportasi umum karena aksesnya nggak kalah praktis. Selain itu, kamu juga bisa menghemat biaya perjalanan, lho. Pertama, kamu harus naik kereta commuter line dan turun di Stasiun Duren Kalibata. Kemudian, berpindahlah ke Halte Stasiun Duren Kalibata 2 yang terpaut 100 meter saja dari stasiun kereta terdekatnya. Di sana kamu harus menemukan angkot nomor M16 ke arah Kampung Melayu, lalu jangan lupa turun di pemberhentian terdekat dari tempat tujuan, yaitu Jalan Dewi Sartika 5B. Soalnya, dari sini kamu cukup berjalan kaki sejauh 240 meter atau selama kurang lebih 3 menit untuk sampai ke meeting Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel BuddiesTur Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel Buddies nggak hanya berlangsung selama sehari. Karena itu, agenda kegiatannya mencakup banyak destinasi wisata. Jadwal tersebut memang hanya gambaran kasar karena lalu lintas dan cuaca bisa saja mempengaruhi durasi kegiatan. Tapi, seenggaknya kamu nggak bakal penasaran dengan apa saja yang bisa kamu lakukan selama durasi tur karena ada daftar iniHari PertamaBerkumpul di meeting point WIB;Berangkat ke Dermaga Sumur dengan bus Kedua Sarapan dan berangkat ke Pulau Peucang WIB;Check in di penginapan dan waktu bebas WIB;Trekking menuju Karang Copong dari Pohon Kiara WIB;Makan siang WIB;Snorkeling di titik Ciapus dan Suminoh WIB;Bersantai di Cidaon atau Padang Savana WIB;Kembali ke penginapan WIB;Makan malam dan waktu bebas WIB. Hari Ketiga Melihat sunrise di dermaga WIB;Sarapan dan berkemas-kemas WIB;Check out dan menyusuri Sungai Cigenter WIB;Kunjungan ke Pulau Badul dan makan siang WIB;Kembali ke Dermaga Sumur WIB;Mandi di dermaga sebelum kembali ke Jakarta WIB;Tur selesai dan pulang ke Jakarta Ikutan Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel Buddies Banten dan Nikmati Pesona Ujung Kulon!Kalau sobat tiket nge-vibe banget sama agenda wisata alam ke daerah Ujung Kulon, tunggu apa lagi? Setelah membeli paket turnya, jangan sampai lupa mengontak nomor WhatsApp operator tur untuk mengonfirmasi slot kehadiranmu paling lambat H-7 jadwal keberangkatan, ya! Pastikan kamu juga sudah divaksin Covid-19 dengan lengkap dan patuhi aturan keselamatan yang berlaku selama berwisata. Cus, pesan paketnya dengan potongan harga miring di untuk memperkaya liburanmu tanpa bikin kantong bolong! Dapatkan harga Opentrip 3D2N Pulau Peucang by Travel Buddies terbaik dari kami!
.